Panduan resmi untuk berpartisipasi dalam lore sandbox dan komunitas Wargantara.
// Terakhir diperbarui: 7 Agustus 2026 — dokumen dapat berubah seiring debut talent baru atau penambahan aturan
Wargafana adalah nama resmi fandom Wargantara—merujuk kepada seluruh anggota komunitas, penggemar, dan pendukung yang berpartisipasi dalam ekosistem Wargantara. Dalam pedoman ini, istilah Wargafana digunakan untuk merujuk kepada anggota komunitas secara umum, sementara istilah viewer dipertahankan khusus dalam konteks menonton live streaming.
Seluruh Wargafana memiliki status setara tanpa perbedaan hierarki. Setiap individu diharapkan menghormati perbedaan preferensi dalam menikmati konten—baik official maupun non-official—tanpa menjadikannya sumber konflik. Komunitas diharapkan menjaga suasana yang nyaman, suportif, dan inklusif.
Penggunaan bahasa harus tetap menjaga etika dan menghormati pihak lain. Ujaran kebencian dalam bentuk apapun—termasuk fitnah, penyebaran rumor, SARA, maupun informasi yang belum terverifikasi—tidak diperkenankan.
Gatekeeping dalam bentuk apapun tidak diperbolehkan. Seluruh WARGAFANA memiliki hak yang sama untuk berpartisipasi tanpa diskriminasi berdasarkan preferensi, tingkat pengetahuan, atau keterlibatan mereka terhadap konten.
Apabila ditemukan pelanggaran dalam komunitas, WARGAFANA diharapkan untuk melaporkannya kepada moderator atau pihak yang berwenang.
Dilarang melakukan fanwar, perundungan, penghinaan, sindiran yang merendahkan, maupun debat yang tidak produktif. Praktik backseating atau upaya mengatur cara orang lain menikmati konten juga tidak diperkenankan.
Perbandingan antar VTuber dengan tujuan merendahkan atau menciptakan kompetisi tidak sehat tidak diperbolehkan. Opini pribadi tetap diperkenankan selama disampaikan secara sopan dan tidak provokatif.
Humor yang menyinggung identitas personal talent—termasuk etnisitas, warna kulit, kondisi fisik/disabilitas, agama, suku, ras, atau atribut personal lainnya—tidak diperbolehkan apabila bersifat berlebihan, berulang, atau berpotensi merendahkan. Komentar berbasis identitas yang terkesan ringan sekalipun dapat berdampak pada kenyamanan talent maupun anggota komunitas lain, meski tidak disengaja.
Sesekali dalam konteks yang tepat dan hubungan yang sudah terjalin masih dapat ditoleransi, namun tidak ada kewajiban talent untuk menerima atau membalas jenis humor ini. Talent berhak menegur tanpa penjelasan, dan komunitas diharapkan menghormati batas tersebut tanpa perdebatan.
Ketentuan ini juga berlaku antar sesama Wargafana—bukan hanya dalam interaksi dengan talent.
Tindakan reaktif atau "main hakim sendiri" tidak diperbolehkan.
Dilarang keras membahas, menyebarkan, atau mencoba mengungkap identitas dunia nyata VTuber dalam bentuk apapun—termasuk informasi di luar konteks persona publik seperti "past life" atau kehidupan pribadi. Seluruh informasi yang berada di luar ruang publik resmi dianggap berada di luar batas konsumsi komunitas. Ketentuan ini berlaku di seluruh platform, baik resmi maupun tidak resmi, dan pelanggaran dapat dikenakan tindakan moderasi hingga sanksi tegas seperti ban permanen.
Default suatu postingan/tweet dari akun VTuber adalah in-character (IC)—yaitu suara dari karakter/persona-nya, bukan orang di balik layar (pilot). Ini berlaku meskipun tidak ada bracket, tanda kurung, atau penanda apapun yang menyertai tweet tersebut. Ketiadaan penanda bukan berarti talent sedang bicara sebagai pribadinya sendiri—justru sebaliknya, itulah kondisi default-nya (IC).
Konvensi OOC di Wargantara: seluruh isi tweet diapit tanda kurung ( ), biasanya juga menyebut identitas pilot secara langsung. Contoh: (Halo, ini dengan pilot Soren.). Tweet dengan format seperti ini berarti yang bicara adalah pilot/orang di baliknya secara pribadi, bukan karakternya. Di luar format itu—termasuk tweet biasa tanpa tanda kurung—tetap dianggap IC.
Prinsip ini konsisten dengan ketentuan pada Absolute Prohibitions soal "seluruh komunikasi dipahami sebagai bagian dari persona, kecuali dinyatakan sebaliknya"—lihat bagian 05—Absolute Prohibitions.
Istilah pilot yang dipakai di dokumen ini setara dengan istilah nakanohito (中の人, harfiah "orang di dalam") yang lazim dipakai di komunitas VTuber Jepang, maupun sebutan lain seperti voice actor—semuanya merujuk pada orang yang menggerakkan karakter, di luar persona yang ditampilkan.
Wargantara sengaja dibangun di atas kerangka collaborative fiction universe (lihat FAQ), sehingga setiap talent pada dasarnya sedang live memerankan sebuah karakter dengan lore, kepribadian, dan "dunia" sendiri—persis seperti roleplay/tabletop RPG yang butuh batas jelas antara "dalam cerita" dan "di luar cerita". Beberapa alasannya:
Singkatnya: karena identitas VTuber itu berlapis (karakter + orang), penanda IC/OOC adalah "aturan main" bersama supaya Wargafana, talent, dan tim selalu jelas sedang bicara sebagai siapa.
Konten turunan (derivative works) adalah karya yang lahir dari kreativitas fans dengan menggunakan konten resmi VTuber sebagai dasar. Yang dimaksud IP (Intellectual Property) mencakup karakter, model, desain visual, nama, persona, suara, konten audio-visual, dan elemen kreatif lain yang diasosiasikan dengan VTuber.
Penggunaan konten secara apa adanya—tanpa modifikasi atau unsur kreativitas yang signifikan—tidak dianggap sebagai konten turunan dan berada di luar cakupan pedoman ini.
Dalam membuat konten turunan, Wargafana wajib mempertimbangkan kenyamanan dan kepentingan VTuber, mematuhi hukum dan regulasi yang berlaku (termasuk ketentuan hak cipta), serta tetap berada dalam ranah fan content non-korporat—kecuali ada ketentuan lain yang menyatakan sebaliknya.
Aktivitas monetisasi (termasuk fan commission) tetap diperbolehkan selama berada dalam ranah fan content. Penjualan fan merchandise diperbolehkan selama tidak menggunakan aset resmi secara langsung dan tidak dilakukan dalam skala bisnis korporat.
Suatu aktivitas dianggap masuk skala bisnis korporat apabila memenuhi salah satu kriteria berikut:
Selama tidak memenuhi kriteria di atas, penjualan skala kecil oleh individu—fan commission, batch terbatas, print-on-demand personal—tetap dianggap fan content dan diperbolehkan. Pihak WARGANTARA berhak meminta penghapusan konten atau penghentian penjualan apabila terjadi pelanggaran, dan WARGAFANA wajib mematuhinya tanpa penundaan.
Jumlah atau skala produksi itu sendiri bukan salah satu dari 4 kriteria di atas. Yang dinilai adalah struktur/cara jualannya, bukan berapa banyak unit yang dicetak—produksi dalam jumlah besar tetap dianggap fan content selama keempat kriteria di atas tidak terpenuhi.
Semua 4 kriteria korporat tidak terpenuhi—jumlah besar tidak masalah
Salah satu dari 4 kriteria terpenuhi—butuh kerja sama resmi
Apabila ada brand, badan usaha, atau organisasi yang ingin menjalin kerja sama resmi yang melibatkan IP, karakter, atau talent WARGANTARA—misalnya endorsement, sponsorship, merchandise berlisensi, atau kolaborasi campaign—hal ini tidak dapat diajukan melalui alur fan content/derivative works pada bagian ini. Kerja sama semacam ini wajib diajukan secara terpisah dan formal melalui kanal resmi WARGANTARA, dan tunduk pada ketentuan bisnis/kontrak tersendiri di luar cakupan Guidelines ini.
Untuk pengajuan kerja sama, silakan hubungi kanal resmi melalui bagian 07—Kontak & Pengaduan.
Penggunaan konten audio-visual VTuber dalam bentuk clip, highlight, atau kutipan diperbolehkan dengan ketentuan berikut:
Ketentuan 45 detik berlaku untuk konten berbasis performa vokal (menyanyikan lagu, mengisi suara karakter, membacakan narasi, dll.) di mana suara VTuber menjadi bagian integral dari karya yang dihasilkan. Clip yang sekadar menampilkan reaksi atau percakapan natural tidak termasuk dalam kategori ini.
Aset VTuber adalah salah satu bentuk konten turunan yang mencakup berbagai elemen visual dalam ekosistem konten kreator—termasuk namun tidak terbatas pada thumbnail, overlay, panel, emote, dan elemen grafis lainnya. Penggunaan karya artist sebagai aset, khususnya thumbnail, mensyaratkan consent yang dinyatakan secara aktif oleh artist bersangkutan.
Karya yang ingin diajukan untuk dijadikan aset ditandai dengan hashtag khusus #AssetWarga (format dan contohnya ada di Fan Works → Hashtag Guidelines). Alur lengkap pengajuan dan jenis consent-nya dijelaskan di bagian Sistem Pengajuan & Consent di bawah ini.
Catatan penting—jangan disamakan dengan "aset resmi": "Aset VTuber" pada bagian ini merujuk pada karya fan-made yang diajukan lewat #AssetWarga dan disetujui talent/tim untuk dipakai sebagai thumbnail, overlay, panel, emote, dsb. Ini berbeda dari istilah "aset resmi" yang dipakai di bagian Monetisasi, Penggunaan AI, dan FAQ—yaitu render/artwork/L2D milik Wargantara sendiri. Consent lewat #AssetWarga hanya memberi izin agar karya tersebut digunakan sebagai thumbnail/overlay oleh talent atau akun resmi; ini bukan izin bagi artist atau fan lain untuk mengomersialisasikan karya tersebut secara bebas. Ketentuan soal boleh/tidaknya menjual karya turunan tetap tunduk pada bagian Monetisasi di atas.
WARGANTARA tidak mengizinkan penggunaan AI generatif dalam bentuk apa pun terhadap elemen visual talent—termasuk namun tidak terbatas pada desain karakter, motif/corak khas (misal: motif batik pada kostum Soren), model, serta aset resmi (thumbnail, L2D, PNG, dan sejenisnya).
Metode fanworks non-AI tetap diperbolehkan, termasuk menggambar manual (baik dari nol, tracing, maupun heavy reference) serta reproduksi fisik seperti print kain, kostum, cosplay, dan sejenisnya—selama tetap tunduk pada prinsip umum Derivative Works.
Artist yang bersedia karyanya dijadikan aset VTuber dapat mengajukan persetujuan melalui alur berikut:
// Alur Pengajuan
Artist memposting karya di Twitter/X dengan menyertakan hashtag fanart talent yang bersangkutan beserta #AssetWarga.
Contoh untuk karya yang ditujukan kepada Soren: #SketsaSoren #AssetWarga
Talent atau akun resmi Wargantara mereply tweet tersebut sebagai tanda karya telah dilihat dan diminati untuk digunakan.
Reply ini bukan konfirmasi final—consent tetap ditentukan oleh respons artist di langkah berikutnya.
Artist merespons untuk menyatakan consent—apakah full consent atau semi-consent—beserta ketentuan tambahan jika ada.
Consent bersifat final setelah respons artist di-like oleh talent atau akun resmi Wargantara. Perubahan consent tidak bisa diberlakukan ketika aset sudah digunakan.
Terdapat dua jenis consent yang dapat dinyatakan artist. Apabila tidak ada pernyataan tambahan, consent dianggap penuh secara default.
Karya dapat digunakan dan dilakukan seluruh adjustment visual yang diperlukan—termasuk crop, resize, compositing, serta penyesuaian warna dan filter.
Karya dapat digunakan dan dilakukan adjustment teknis (crop, resize, compositing), namun tanpa penyesuaian warna atau filter.
Untuk mempersingkat proses, talent atau akun resmi tidak selalu bertanya secara eksplisit soal jenis adjustment yang diinginkan. Selama artist tidak menyatakan sebaliknya, respons yang diberikan atas reply #AssetWarga sudah dianggap sebagai konfirmasi bahwa karya boleh digunakan.
Dengan memberikan consent—baik full maupun semi—artist menyetujui bahwa karyanya dapat digunakan sebagai thumbnail dalam konten VTuber, serta dilakukan adjustment visual yang diperlukan sesuai jenis consent yang dinyatakan (penyesuaian kecerahan, kontras, saturasi, cropping, dan compositing).
Artist berhak menyatakan non-consent terhadap adjustment visual meski telah mengizinkan penggunaan karyanya sebagai thumbnail—pernyataan ini wajib disampaikan secara eksplisit pada saat konfirmasi. Apabila tidak ada pernyataan, artist dianggap menyetujui adjustment visual seperlunya.
Seluruh aset yang digunakan akan dicantumkan credit berupa username aktif artist pada karya yang bersangkutan.
Fanworks mencakup fan art, fiction, edit video, clip, cosplay, dan bentuk konten kreatif lainnya. Fanworks sendiri merupakan bagian dari derivative works. Kreator diharapkan menjaga representasi WARGANTARA tetap sesuai konteks, memisahkan karya fan dari konten resmi, dan menggunakan tags yang relevan sesuai aturan hashtag yang berlaku.
Kami tidak memberikan batasan terhadap tema dan genre konten yang dapat diciptakan. Namun, kami menghimbau keras seluruh kreator untuk tetap tunduk dan patuh terhadap peraturan (Guidelines) dari setiap platform yang digunakan, serta memberikan Content Warning yang tepat.
Tidak diperkenankan menggunakan nama VTuber secara eksplisit dalam judul atau caption publik yang mudah terindeks. Dianjurkan menggunakan alternative tagging (simbol/emoji) untuk publikasi terbuka. Wajib mengikuti batasan spesifik masing-masing talent WARGANTARA (lihat bagian 04—Boundaries).
Penggunaan hashtag yang konsisten membantu komunitas dan tim WARGANTARA menemukan serta merayakan karya Wargafana. Ada dua kelompok hashtag yang berlaku: Official (khusus akun resmi) dan Public (untuk Wargafana).
Official Hashtag — eksklusif untuk akun resmi WARGANTARA. Wargafana tidak perlu menggunakan hashtag ini.
#WANTARA — konten in-character: posting yang berada dalam konteks fiksi, seperti "koran" atau publikasi yang seolah-olah berasal dari dalam universe Wargantara#MADINGWARGA — konten out-of-character: pengumuman dan update resmi yang disampaikan sebagai tim, bukan sebagai karakterSingkatnya: kalau postingnya bicara dari dalam dunia → #WANTARA. Kalau bicara tentang dunia → #MADINGWARGA.
Public Hashtag — digunakan oleh Wargafana saat mempublikasikan karya atau berinteraksi di ruang publik.
#WARGANTARA#SiarAntara#KaryaWarga#KlipingWarga#HaluWarga#Wargasbun#WARGAFANA#AssetWarga (selalu dibarengi hashtag fanart talent, misal #SketsaSoren #AssetWarga)#Mediantara// Catatan Hashtag Khusus
#AssetWarga dikhususkan untuk karya yang berupa atau dapat difungsikan sebagai aset visual—thumbnail stream, aset L2D, PNG, overlay, dan sejenisnya—yang ingin dibuka untuk digunakan kembali oleh talent atau akun resmi. Formatnya selalu berupa kombinasi, bukan hashtag yang berdiri sendiri: #AssetWarga wajib dibarengi dengan hashtag fanart talent yang bersangkutan, misal #SketsaSoren #AssetWarga. Lihat bagian Derivative Works untuk alur pengajuannya.
Yang dimaksud dengan NPC di sini adalah orang-orang yang bergerak di balik layar cerita/produksi WARGANTARA, baik yang berwajah maupun tidak berwajah, maupun sosok-sosok yang secara eksplisit disebutkan dan diceritakan keberadaannya oleh talent lewat lore cerita—namun bukan talent VTuber itu sendiri.
Khusus staff, yang dimaksud adalah nama-nama yang diberi label "WARGANTARA STAFF" di laman Credits (termasuk jajaran Lore Sanctum)—bukan seluruh nama yang tercantum di sana, karena ada juga kontributor eksternal (ilustrator, penyedia tools, dll) yang dicantumkan sebagai bentuk apresiasi saja.
#Mediantara adalah hashtag umum untuk semua konten yang membahas atau berfokus pada NPC dalam universe WARGANTARA—fanart, tulisan, video, diskusi, apapun jenisnya. Berbeda dengan #AssetWarga, hashtag ini bisa berdiri sendiri; kalau kontennya murni soal NPC, #Mediantara saja sudah cukup tanpa perlu tambah hashtag kategori lain. Kombinasi dengan hashtag lain tetap boleh apabila relevan.
Shipping merujuk pada interpretasi hubungan romantis antara dua atau lebih VTuber dalam fanworks. Yume merujuk pada interpretasi hubungan antara VTuber dengan OC, self-insert, atau representasi penggemar. Self-insert adalah bagian dari Yume di mana kreator menempatkan diri dalam narasi yang melibatkan VTuber.
Konten shipping dan yume diperbolehkan sebagai ekspresi fanworks. Setiap VTuber memiliki batasan masing-masing—Wargafana wajib menghormati ketentuan spesifik yang ditetapkan.
// Oshimark untuk Konten Shipping
Karya yang mengandung unsur shipping—baik antar talent maupun antara talent dengan OC/self-insert—wajib menyertakan oshimark dari masing-masing talent yang terlibat dalam karya tersebut. Oshimark membantu komunitas masing-masing talent untuk memfilter atau menemukan konten yang relevan dengan mudah.
Contoh: karya shipping yang melibatkan dua talent sekaligus wajib mencantumkan oshimark keduanya. Untuk karya yume/self-insert, cukup sertakan oshimark talent yang bersangkutan.
Tidak diperkenankan menyajikan hubungan sebagai fakta atau representasi resmi (canon), dan tidak digunakan untuk memicu konflik antar komunitas atau individu. Batasan Shipping dan Yume per talent dapat dilihat pada bagian 04—Boundaries Guidelines.
Wajib mencantumkan content warning (CW) atau trigger warning (TW) yang jelas tanpa sensor, sehingga dapat difilter dengan sistem Mute.
TW: BLOODCW: GORETW: VIOLENCE, ABUSETag terbuka—bisa difilter sistem Mute
TW: bl**dCW: g*re⚠️ ada konten sensitifTag disensor—tidak bisa difilter
Konten NSFW (termasuk yang bersifat sugestif maupun eksplisit) tetap tunduk pada seluruh ketentuan di atas—dengan Content Warning yang tidak disensor dan mengikuti peraturan platform yang digunakan. Namun perlu dicatat: penerimaan terhadap konten NSFW tidak otomatis berlaku sama untuk seluruh talent. Setiap talent memiliki batasannya sendiri dan belum tentu bersedia menerima konten NSFW yang ditujukan kepada dirinya, meski secara umum diperbolehkan sebagai fanworks.
Batasan ini akan dihimbau dan disampaikan secara langsung oleh talent yang bersangkutan—baik melalui pernyataan pribadi, pengumuman, maupun ketentuan khusus yang tercantum pada card masing-masing di bagian 04—Boundaries. Wargafana diharapkan menghormati batasan tersebut tanpa perlu penjelasan lebih lanjut dari talent.
// Content Advisory Tag
Sebagian talent menyediakan hashtag Content Advisory khusus—tag tambahan untuk fan submission yang memuat tema-tema yang memerlukan peringatan usia (18+), seperti konten sugestif (non-pornografi), horor, gore, tema psikologis ekstrem, atau karya bertag Dead Dove: Do Not Eat. Tag ini khusus untuk fan submission, bukan untuk konten resmi.
Contoh: Soren menyediakan tag #CodexLibra sebagai Content Advisory. Karya yang termasuk kategori di atas dan ditujukan untuk Soren perlu menyertakan tag ini agar dapat di-mute oleh Wargafana yang masih di bawah umur atau tidak nyaman dengan tema tersebut.
Ketersediaan dan nama tag Content Advisory berbeda-beda per talent—cek card masing-masing talent di bagian 04—Boundaries untuk detailnya.
Hashtag khusus yang disediakan oleh masing-masing talent (Content Advisory, Fan Names, dll.) digabungkan dengan hashtag yang sudah ada pada Hashtag Guidelines di atas, bukan menggantikannya. Misalnya, karya fanart Soren dengan tema Content Advisory dapat menggunakan kombinasi #SketsaSoren #CodexLibra sekaligus.
Bagian ini mengatur preferensi dan batasan spesifik yang ditetapkan oleh masing-masing VTuber terkait interpretasi fanworks (shipping, yume, self-insert) serta interaksi langsung di ruang publik maupun live streaming. Seluruh bentuk fanworks dan interaksi wajib menghormati batasan yang ditetapkan—Wargafana tidak diperkenankan memaksakan bentuk interaksi yang tidak diinginkan.
Shipping = interpretasi hubungan romantis dalam fanworks. Yume (termasuk Self-insert) = fanworks yang melibatkan VTuber dengan OC atau representasi penggemar—tidak secara inheren romantis, bisa platonic, emosional, maupun romantis tergantung konteks karya. Minor = individu berusia di bawah 18 tahun. Istilah "bukan minor" yang dipakai berulang di bagian ini merujuk pada definisi tersebut.
#TakahiSoren
#SiarSoren
#SketsaSoren
#KlipSoren
#TintaSoren
#SorenPantau
#SudutSayap
#AssetWarga #SketsaSoren
#CodexLibra
#Logkeepers
#CodexLibra khusus untuk fan submission (dan hanya fan submission) yang memerlukan content advisory (18+), seperti konten sugestif (non-pornografi), horor, gore, tema psikologis ekstrem, dan karya bertag Dead Dove: Do Not Eat. Wargafana yang masih di bawah umur atau tidak nyaman dengan tema-tema tersebut dianjurkan untuk mute tag ini.Bentuk perilaku, konten, dan aktivitas yang dilarang secara absolut dalam seluruh ruang komunitas Wargantara, tanpa pengecualian.
Seluruh komunikasi dalam aktivitas VTuber dipahami sebagai bagian dari persona atau karakter, kecuali dinyatakan sebaliknya. Tidak diperkenankan melakukan interpretasi atau investigasi di luar konteks persona yang ditampilkan.
Ekspresi ketidaksetujuan atau kritik terhadap suatu karya masih diperbolehkan selama tidak mengarah pada serangan personal atau ajakan kebencian.
Poin di atas berlaku khusus untuk skala bisnis korporat dan masuk kategori pelanggaran paling berat, sehingga dapat langsung dikenakan sanksi tegas seperti larangan partisipasi dalam komunitas tanpa peringatan sebelumnya. Penggunaan aset resmi secara komersial di luar skala korporat (misalnya penjualan skala kecil personal) tetap merupakan pelanggaran ketentuan Monetisasi, namun ditangani melalui jalur moderasi biasa—lihat 02—Derivative Works → Monetisasi.
Segala bentuk pelanggaran dapat dikenakan tindakan moderasi tanpa pemberitahuan sebelumnya, termasuk penghapusan konten, pembatasan akses, atau larangan partisipasi dalam komunitas.
Pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul—dikumpulkan supaya tidak perlu dijawab satu per satu terus. Kalau pertanyaanmu belum terjawab di sini, cek bagian 04—Boundaries atau Lore Archive → Panduan OC dulu sebelum menghubungi tim.
( )—tweet yang diapit tanda kurung berarti itu pilot/orang di baliknya yang bicara; di luar format itu tetap dianggap in-character (IC).Pertanyaan seputar OC, sistem AR-CID, SC Level, dan mekanisme lore ada di tab Lore & OC di atas. Cek juga Lore Archive → Panduan OC untuk referensi lengkapnya.
Human.AR-XXXX-XXXX-XXXX yang di-generate otomatis saat pendaftaran. Ini satu-satunya komponen AR-CID yang tidak bisa diubah sama sekali—bahkan jika kartu fisiknya hilang, AIN tetap ada dalam sistem.Untuk informasi lebih detail soal mekanisme OC, AR-CID, SC Level, The Cost, dan sistem lore lainnya—cek Lore Archive → Panduan OC. Kemungkinan besar jawabannya sudah ada di sana.
Ada pertanyaan, laporan pelanggaran, atau hal lain yang perlu disampaikan langsung ke tim? Gunakan salah satu kanal di bawah—semua pengaduan akan ditangani sesuai ketentuan yang berlaku.
Hubungi kami langsung lewat salah satu kanal berikut.
Semua laporan ditangani secara konfidensial. Respons mungkin memerlukan beberapa hari tergantung volume pengaduan yang masuk.
Atau isi form di bawah ini—kami akan menindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.